Sabtu, 07 April 2012

Tips Sukses Presentasi


Tips Sukses Presentasi
 








Ultari Restuti Ariyanti
Fitria Handayani
Malida Perwitasari





Kata Pengantar
Segala puji hanyalah milik Allah swt, zat Yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Sholawat serta salam tetap tercurah atas Nabi Muhammad saw sebagai uswatun hasanah.
Alhamdulillah, kami dapat menyelesaikan tugas membuat sebuah buku tentang tips sukses presentasi yang diberikan oleh guru bahasa Indonesia STIE Kasih Bangsa, bapak Ludfi dengan tepat waktu.Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada bapak Ludfi karena telah membimbing kami dalam menyelesaikan pembuatan buku ini dan rekan – rekan sekalian yang turut serta membantu kami.
Akhir kata “Tak ada gading yang tak retak”, kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik – Nya. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun selalu kami harapkan demi perbaikan pada masa – masa mendatang. Semoga buku tips sukses presentasi ini dapat memberikan manfaat dan  kontribusi yang positif bagi setiap yang membacanya.
Jakarta, 07 April 2012


Tim Penyusun

Daftar Isi

Kata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .i
Daftar Isi . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .ii
Gunakan Gambar Menarik . . . . . . . . . . . . . . . . .1-9
Keterampilan Berbicara . . . . . . . . . . . . . . . . .10-12
Volume Suara . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 12-17
Ekspresif . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 18-25
Daftar Pustaka . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .26







ii
Gunakan Gambar Menarik

Pengertian Gambar
Gambar, kalau kita berbicara tentang gambar semua orang pasti sudah tahu bagaimana gambar itu, tapi mungkin kalau ditanya apa arti dari gambar, sepertinya tidak banyak orang yang tahu. Ada beberapa pendapat mengenai pengertian gambar, diantaranya :
(a)        Katherine Klipper Merseth
Gambar itu bernilai lebih dari seribu kata-kata.
(b)        Tamiya  Onodera
Gambar adalah sebuah copy dari alam secara phisis.
(c)        Sudjono
Gambar adalah proses jiwa kita dan bukan gambar jiplakan karya orang lain.
(d)        Donald  Preziosi
Gambar adalah temporal linier dari sebuah bahasa.
(e)        W. J. Mitchel
1
Gambar adalah merupakan sebuah petunjuk diri yang terdapat dalam sebuah struktur referensi.
(f)        M. P. Hodges
Gambar tidak hanya berupa sekumpulan benda-benda fisik.
(g)        James B. Pawley
Gambar adalah sesuatu yang bisa dilihat dan terdiri dari beberapa pertemuan ruang antara beberapa fitur.
(h)        Ned Block
Gambar adalah mewakili dari sesuatu yang telah ditetapkan serta memiliki kualitas atau karakteristik dari bentuk dan warna dari sesuatu yang diwakilinya.
(i)         Elaine Hodges
Gambar merupakan pengoptimalan dari sebuah output tertentu yang terkadang dibutuhkan beberapa pencitraan yang bertujuan untuk membuatnya menjadi lebih
baik.
(j)         Haralick dan Shapiro
2
Gambar adalah sebuah representasi spasial dari fenomena objek, adegan, atau lainnya.
Kalau menurut saya gambar adalah ilustrasi atau bentuk lain dari suatu objek, benda atau lainnya yang  bisa berupa 2 atau 3 dimensi.
Apa sih Pentingnya Gambar ?
Terkadang tampilan dan isi dari slide presentasi yang kita buat tidak menarik perhatian audience, karena tampilan presentasi yang hanya berupa kata-kata yang rumit dan berbelit-belit, belum lagi apabila kita sebagai penyampai presentasi tidak bisa membuat suasana presentasi menjadi menarik, audience pasti akan bosan. Media visualisasi seperti gambar,  dapat menjadi alternatif pilihan bagi anda yang ingin membuat tampilan presentasi menjadi lebih menarik perhatian audience. Selain membuat tampilan presentasi menjadi lebih menarik gambar juga dapat menjelaskan beribu-ribu kata.
Mengajarkan anak kecil berhitung juga akan lebih mudah bila kita menggunakan media gambar daripada tulisan, karena anak kecil lebih cepat menangkap informasi dari sebuah gambar daripada sebuah tulisan.

3
Saat ini banyak sekali media pembelajaran untuk anak-anak yang dibuat dengan menggunakan media gambar seperti buku mewarnai yang didalamnya disertai dengan belajar berhitung, atau media interaktif menggunakan komputer.
Tidak jauh berbeda jika kita bandingkan antara menonton film dengan membaca novel. Dengan membaca novel kita bisa menghabiskan waktu beberapa jam atau bahkan bisa beberapa hari. Sedangkan dengan menonton film kita hanya butuh waktu sekitar dua jam untuk memahami isi sebuah novel yang difilmkan. Jadi sudah jelas sekali bahwa gambar memang diperlukan untuk presentasi, pembelajaran dan lain-lain. Menurut data dari sumber yang saya dapatkan, ada teori informasi yang berisi sebuah gambar memang memiliki informasi yang lebih besar daripada ribuan kata. Hal ini dapat dilihat pada contoh berikut :
(a)        Gambar dengan resolusi 1024x768 pixel, setiap pixel mempunyai kemungkinan 65.536
 warna. Sehingga total ada 655361024x768 = 216x1024x768 = 12582912 kemungkinan gambar
 dengan peluang yang sama. Maka self information I(p) = log2(12582912) = 12582912 bits.
4
(b)        Seseorang mempunyai perbendaharaan kata (kamus) sebanyak 10.000 kata. Jika dia akan
 berkata secara acak sebanyak 1000 kata, peluang suatu perkataan berisi deretan 1000 kata
 dari kamus 10.000 kata adalah 100001000. Maka self information yang diperoleh dari
 perkataan tersebut I(p) = log2(100001000) = 1000log2(10000) ≈ 14.000 bits.
Jenis Gambar Apa Saja yang Bisa Digunakan ?
            Ada tiga jenis gambar yang bisa anda gunakan dalam membuat slide presentasi, yang pertama adalah gambar bergerak atau yang kita kenal adalah animasi, gambar karikatur, dan gambar yang berupa grafik. Penjelasan mengenai jenis-jenis gambar tersebut akan saya sampaikan di bawah ini :
(1)        Gambar bergerak (animasi)
Gambar bergerak atau animasi adalah gambar yang dapat bergerak dan bisa berupa 2 atau 3 dimensi. Gambar ini dapat digunakan pada saat pembukaan atau penutupan dari slide presentasi.

5
Contoh gambar bergerak :
  loading.gif
(Gambar ini dapat digunakan untuk pembukaan dalam slide presentasi)
Gambar-gambar bergerak dapat diambil di internet seperti www.google.com, atau kita dapat membuat gambar bergerak sendiri dengan menggunakan software seperti Adobe Flash dan lainnya.
(2)        Gambar Karikatur
Adalah gambar gambar yang menampilkan kembali suatu objek konkret dengan cara melebih-lebihkan ciri khas objek tersebut. Kata karikatur berasal dari kata Italia caricare yang berarti memberi muatan atau melebih-lebihkan. Mungkin gambar karikatur dapat dijadikan sebagai media humor, karena gambar karikatur biasanya jadi lebih lucu dan menarik.
6
 Contoh gambar karikatur adalah :
 valentino rossi 1 en b.jpg

(3)        Grafik
Grafik adalah gambar-gambar yang menunjukkan secara visual data berupa angka yang biasanya juga berasal dari tabel-tabel yang telah dibuat. Macam-macam grafik antara lain : grafik garis lurus (line chart), grafik batangan (bar chart/histogram, grafik lingkaran (pie chart), grafik gambar (pictogram), grafik peta (cartogam). Grafik sangat berfungsi apabila kita mempresentasikan tentang suatu data statistik, menjelaskan tingkat penjualan produk, dan lain-lain. Contoh gambar berupa grafik, diantaranya :

7
 (Grafik Batang)
grafik-2-pembelajaran-kooperatif-make-a-match.png
  (Grafik Lingkaran)

8
(Grafik Garis)
Add caption
                       
Jadi, gambar memang penting untuk menunjang jalannya presentasi dan ada beberapa jenis gambar yang dapat anda gunakan untuk membuat tampilan presentasi menjadi lebih menarik. Pesan saya “jangan lupakan gambar kalau ingin membuat presentasi lebih menarik, jangan lupakan gambar kalau tak mau meninggalkan kesan buruk di hati audience, jangan lupakan gambar kalau ingin melihat audience memberikan tepuk tangan terindahnya”.


9
Keterampilan Berbicara dan Volume Suara

            Salah satu tips sukses presentasi ialah keterampilan berbicara dan volume suara. Di sini saya akan membahasnya secara mendetail, guna untuk memudahkan kalian yang ingin melakukan presentasi.
Keterampilan berbicara
            Dengan berbicara kita dapat berkomunikasi antara sesama manusia, menyatakan pendapat, menyampaikan maksud dan pesan, mengungkapkan perasaan dalam segala kondisi emosional dan lain sebagainya.
            Keterampilan berbicara pada dasarnya harus dimiliki oleh semua orang yang didalam kegiatannya membutuhkan komunikasi, baik yang sifatnya satu arah  maupun yang timbal balik ataupun keduanya.




10
Rhetorika
Rhetorika adalah salah satu jenis keterampilan berbicara yang harus dimiliki oleh setiap orang.
·         Jenis-Jenis Rhetorika
  1. Rhetorika Persuasif , rhetorika jenis ini bertujuan untuk mempengaruhi orang dengan begitu memperhatikan/mempertimbangkan nilai – nilai kebenaran dan moralitas. Rhetorika jenis ini dapat kalian jumpai dimana – mana, contohnya adalah promosi ke berbagai konsumen.
  2. Rhetorika Dialektika , sering juga disebut dengan rhetorika psikologi, yaitu rhetorika yang muncul sebagai kebalikan dari rhetorika persuasive, dimana rhtorika ini sangat memperhatikan nilai – nilai kebnaran, kebajikan, moralitas dan sifatnya dapat menenangkan jiwa manusia. Rhetorika jenis ini pada umumnya digunakan didalam ceramah – ceramah agama.


11
       Tujuan Rhetorika, adalah berusaha untuk membentuk opini publik atau menggiring pendapat umum ke arah pendapat pembicara, atau minimal pendengar (audience) tidak membantah terhadap apa yang dikemukakan oleh si pembicara (komunikator).
Berbicara efektif
Berbicara efektif merupakan sarana penyampaian ide kepada orang atau khalayak secara lisan dengan cara yang mudah dicerna dan dimengerti oleh pendengarnya. Hal itu dapat terjadi jika pembicaraannya sistematis, benar, tepat dan tidak berbelit-belit dengan penggunaan bahasa yang baik dan benar.
Volume Suara yang harus diperhatikan pada saat Presentasi, yaitu :
*      Volume suara dapat didengar
Berusahalah sebisa mungkin untuk memaksimalkan suara agar dapat terdengar oleh audiens, tidak perlu terlalu keras tapi harus dikontrol dengan baik.


12
*       Jangan berbicara untuk diri sendiri
Usahakan mendapat perhatian dari para audiens dengan menatap audiens sesekali ketika kalian membaca power point.
*       Variasi intonasi untuk penekanan
Intonasi atau penekana suaa harus diperhatikan, ini dapat membantu menghilangkan kejenuhan yang terjadi pada audiens.
*       Bernafas secara teratur
Pengaturan pernafasan harus diperhatikan dengan baik agar tidak mengganggu pengucapan kalian pada saat presentasi.
Kontrol Suara
Faktor pendukung penting lainnya yang membuat pembicaraan kalian lebih menarik lagi adalah Suara. Penyampaian vokal yang baik didapatkan apabila kalian menguasai tiga hal penting yang lazim disebut sebagai kontrol suara seperti dibawah ini :


13
1.      Pernapasan
            Bunyi yang dihasilkan oleh manusia yang disebut suara berasal dari getaran udara pada tali vokal yang terletak ditenggorokan. Seperti halnya alat musik yang berbunyi karena angin, tekanan angin yang lewat pada pita akan mempengaruhi keras lemahnya bunyi yang dihasilkan.
Untuk berbicara di depan publik, diperlukan ruang suara yang solid agar dapat menyampaikan kalimat yang panjang dari biasanya pada volume yang benar.
Ada beberapa cara yang terbukti ampuh dalam meningkatkan kemampuan pengontrolan diafragma. Ada baiknya kalau kalian  lakukan hal dibawah ini :
•Berdiri tegak dengan kaki tidak terlalu rapat. Tangan bergantung biasa dan rileks
•Ambil napas yang dalam melalui hidung dan hitung sampai empat.
Rasakan bagaimana mekarnya ruang dada anda. Jangan angkat bahu karena mengurangi ruang di dada

14
•Tahan napas di paru-paru dalam hitungan ke-empat, kemudian biarkan udara keluar dari mulut
•Jangan makan terlalu banyak sebelum anda bicara.  Karena makanan akan mempersempit ruang paru-paru kalian.
1.      Volume
Volume suara ketika kalian berbicara di depan publik hanya sedikti lebih keras dari volume kalian dalam percakapan sehari-hari. Berbicara dengan volume yang keras diperlukan pada moment-moment tertentu saja. Selebihnya berbicara keras hanya akan merusak tenggorokan dan membuat audiense stress.
Bukalah mulut sedikit lebih besar dari biasanya. Jangan berkerut, sisakan ruang yang cukup di dada sehingga suara kalian bebas keluar. Keluarkan suara sedikit lebih besar dari biasanya, kalian akan merasakan seolah-olah kalian melakukan percakapan biasa namun bisa didengar orang banyak.



15
2.      Ekspresi
Ekspresi adalah faktor penting dalam pengolahan suara. Suara yang baik tidak akan berarti banyak tanpa disertai ekspresi tepat.
Ekspresi terdiri dari tiga komponen penting, yaitu :
Ø  Pitch
Setiap orang mempunyai pitch yang berbeda-beda dan pada situasi apa ia sedang berada. Dalam konteks berbicara di depan publik banyak, suara tinggi salah satunya biasanya disebabklan oleh rasa gugup yang tidak bisa dikontrol
Ø  Pace
Jangan terlalu cepat. Itulah kunci berbicara di depan publik. Berikan waktu kepada audiense untuk mendengar dan menelaah kata-kata kalian. Berikan juga waktu untuk kalian sendiri untuk memikirkan apa yang akan diucapkan berikutnya. Tempo cepat terkadang diperlukan terutama untuk menunjukan kalian energik. Tempo lambat juga diperlukan khususnya pada topik-topik yang kalian anggap penting. Berhenti sejenak sebelum dan sesudah menyampaikan statement yang penting dan panjang, ambil nafas dan sesekali melihat kearah audiense.
16
Seseorang pembicara yang baik sangat mahir dalam memainkan tempo yang membuat pembicaraanya menarik dan penuh kejutan.
Ø  Phrasing
Nafas setiap orang berbeda-beda, ada yang sanggup menyampaikan tiga kalimat dalam satu nafas. Ada pula yang setiap kalimat harus mengambil nafas.











17
Ekspresif

            Tips sukses melakukan presentasi yang lain adalah bersikap ekspresif. Ekspresif bertujuan untuk menyatakan ekspresi dari seseorang ketika melakukan proses komunikasi. Berbicara di depan umum sebenarnya bukanlah hal yang sulit, namun juga bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Itu semua tergantung pada faktor kesiapan kita selaku pembicara. Kesiapan mental atau psikologis dan penguasaan materi yang akan disampaikan sangat berpengaruh terhadap baik buruknya proses pelaksanaan berbicara di samping persiapan yang lain.
Pada dasarnya tujuan seseorang berbicara adalah untuk menyampaikan pesan, informasi, maupun gagasan kepada orang lain sebagai pendengar atau lawan bicara. Salah satu sarana yang diperlukan tentu saja bahasa. Sebagai seorang pembicara, kita harus pandai-pandai menggunakan bahasa sebagai alat berkomunikasi. Hal itu disebabkan, dalam proses komunikasi bahasa yang baik belum tentu benar dan bahasa yang benar belum pasti baik. Salah satu tips teknik presentasi yang baik yaitu dengan adanya ekspresi.

18
Manfaatkan kesempatan presentasi itu bukan hanya sekedar “presentasi”, tetapi juga membuat audiens terkesan dan selalu teringat dengan presentasi kita. Jadilah presenter yang ekspresif. Jangan hanya sekedar membaca teks yang ada di slide anda. Keluarkan ekspresi yang bisa menarik perhatian audiens. Jangan hanya seperti patung. Untuk mempersiapkannya, Anda bisa berlatih di depan cermin untuk melihat bagaimana ekspresi tubuh Anda saat membawakan presentasi. Ingat untuk tersenyum dan mengeluarkan energi yang positif. Jangan tampilkan ekspresi seperti zombie. Agar efektif pesan yang Anda sampaikan, gunakan ekspresi wajah untuk memperkuat pesan pada audiens.
Dalam melakukan presentasi kita sebagai presenter atau penyaji harus dapat melakukan komunikasi ekspresif. Komunikasi eksklusif meliputi kegiatan penyampaian pesan ke orang lain sehingga membuat orang lain tersebut untuk berbuat sesuatu atau menghentikan sesuatu yang telah terjadi. Bersikap ekspresif sangat penting untuk membangun sebuah presentasi. 



19
Komunikasi ekspresif dapat dilakukan sejauh komunikasi  tersebut menjadi instrumen untuk menyampaikan perasaan  (emosi kita) melalui pesan-pesan non verbal serta tepat (mampu) memberikan (mengungkapkan) gambaran, maksud, gagasan, perasaan yang ada pada diri kita.
"Sign-post expressions" adalah kata-kata atau kalimat ekspresif yang digunakan presenter pada saat pergantian topik yang dibicarakan, memberikan contoh-contoh, menyebutkan suatu urut-urutan dan menyimpulkan pembicaraan. Beberapa contoh kata-kata ekspresif; pergantian topik yang dibicarakan adalah sebagai berikut : ...."Selanjutnya, saya ingin menerangkan kepada Anda mengenai......"; ....."contohnya adalah...."; "pertama ......kedua...ketiga......"; "Secara ringkas......."; Kesimpulan dari ....".
Ketika Anda menyajikan materi Anda, gunakan variasi dalam suara Anda. Anda bisa memperlambat, mempercepat, perubahan nada, jeda suara Anda, menggunakan kekuatan pada kata tertentu ataukata, mengubah infleksi semua karakteristik yang Anda mungkin menggunakan dalam percakapan normal.

20
Tidak benar-benar ada perbedaan antara menyampaikan cerita untuk teman Anda atau keluarga dan menyampaikan sebuah cerita atau anekdot untuk orang-orang di penonton.
Bicaralah dengan tubuh Anda. Sebuah masalah besar bagi banyak pembicara adalah mengetahui apa yang harus dilakukan dengan tangan mereka berbicara di depan umum.  Jika Anda melakukan semua hal ini ketika berbicara kepada orang lain dalam percakapan, mengapa Anda tidak melakukan hal yang sama persis di podium, atau di podium atau panggung? Jika Anda akan membiarkan diri Anda pada saat Anda memberikan pidato atau presentasi, Anda mungkin akan terkejut melihat bagaimana Anda benar-benar ekspresif.
Tidak peduli apa tempat, bagaimana audiens Anda memandang Anda akan ditentukan oleh apa yang dikatakan wajah Anda serta bahasa tubuh Anda dan berbagai vokal dalam suara Anda. Jika wajah Anda mengekspresikan rasa takut, bencana atau kecewa, maka pesan Anda akan datang melalui dengan cara itu karena kegugupan Anda akan mengendalikan suara Anda, tubuh Anda, dan Anda ekspresi wajah.

21
Anda dapat mengontrol kegugupan Anda dengan cara memperlakukan audiens Anda seolah-olah Anda memiliki percakapan dengan mereka. Benar-benar ada sedikit perbedaan antara berbicara di depan umum dan berbicara jika Anda membuka pikiran Anda untuk perbandingan itu dan benar-benar melihat gambar. Ya, Anda berbicara, tetapi, audiens Anda mungkin tersenyum, menganggukkan kepala mereka dalam perjanjian, atau bahkan mungkin menggelengkan kepala mereka setuju.
            Ada beberapa bentuk ekspresi yang harus diperhatikan pada saat presentasi, yaitu :
1)         Ekspresi fisik adalah bagaimana sikap, gerakan, dan mimik pembicara di depan pendengar, sesuaikah dengan maksud yang ingin disampaikan? Ekspresi wajah yang paling mudah dilakukan adalah senyum. Senyum yang tulus dan tidak berlebihan akan membuat anda terlihat ramah dan senang berada diantara audiense anda. Senyum dapat pula menciptakan suasana rileks dan bersahabat diantara audiense anda. Senyum yang baik adalah senyum yang wajar dan dikeluarkan pada saat yang tepat. Tersenyum dan tertawa adalah dua hal yang berbeda.

22
Contoh :
Membuka mulut untuk kata “lagi”
Menoleh
Senyum atau menyeringai
2)         Ekspresi ucapan berupa pelafalan kata yang tepat, pengucapan vokal dan konsonan yang jelas, serta artikulasi yang baik.
3)         Ekspresi lagu meliputi tinggi rendahnya, keras lembutnya, cepat lambatnya kalimat ujaran, dan penempatan jeda yang tepat.
Apabila ketiga macam ekspresi ini dapat terpenuhi oleh seorang pembicara, akan menumbuhkan pandangan dan penilaian yang meyakinkan dari pendengar. Penggunaan ekspresi yang tepat perlu pula diperhatikan. Berikanlah pandangan menyeluruh kepada setiap pendengar dengan maksud memberikan perhatian akan pentingnya kedudukan pendengar pada kegiatan tersebut. Sertakan pula gerak-gerik yang membantu, sikap dan penampilan yang sopan, serta gunakan bahasa yang tepat yang diikuti intonasi dan artikulasi yang jelas.

23
Di samping hal-hal tersebut di atas, keberhasilan seseorang dalam berbicara juga ditentukan oleh keadaan fisik dan kejiwaannya. Apabila ia sedang dalam keadaan tidak prima, baik kesehatan badan maupun jiwanya, rasanya suatu keberhasilan akan sulit tercapai. Namun, yang perlu ditekankan di sini adalah kemauan untuk terus berusaha dan belajar. Di mana ada kemauan berusaha, di situlah terbentang jalan.
            3 langkah untuk menjadi lebih ekpresif dalam penyampaian Anda :
Langkah 1
Untuk melihat betapa ekspresif Anda , lihatlah wajah Anda di cermin dan berkata – Dia mengatakan ya –  jika Anda senang. Dan ucapkan – Dia mengatakan ya –  jika Anda kecewa. Apakah Anda melihat perbedaan dalam ekspresi wajah Anda antara kesenangan dan kekecewaan?
Langkah 2
Ucapkan  – Dia berkata ya – lagi. Kali ini saat Anda melihat di cermin, tersenyum ketika Anda mengatakan itu dan menganggukkan kepala atas dan ke bawah hanya sedikit. Sekarang ucapkan –

24
Dia berkata ya –sambil mengerutkan kening dan menggelengkan kepala Anda kembali dan sebagainya seolah-olah Anda sedih atau kecewa.
Langkah 3
Rekam ucapan Anda – Dia berkata ya – yang pertama kali seperti jika Anda senang (kamu tahu Anda memenangkan undian) dan kedua kalinya seperti jika Anda kecewa (ibu mertua datang untuk mengunjungi selama 6 bulan) . Memutar ulang rekaman.
Jadi, bersikap ekpresif pada saat kita melakukan presentasi merupakan hal yang penting dan dapat membantu kesuksesan kita dalam berpresentasi. Untuk mendapatkan sikap yang ekspresif, kita dapat berlatih dahulu sebelum presentasi dimulai. Dengan berekspresif, kita akan memperoleh nilai plus dari pihak manapun, namun ekspresif pun tidak boleh yang berlebihan karena dapat membuat kita tampak sombong. Ekspresi berlebihan terdengar konyol karena tidak tepat. Jadi jika Anda sudah mengekspresikan emosi ketika Anda berbicara berhati – hati dan pembicaraan Anda tidak ke luar dari topik yang Anda bahas.


25
Daftar Pustaka

Stephen P. Robbins / Mary Coulter. 2000. Pengantar Manajemen Ilmu Komunikasi. Salemba Baru










26

Tidak ada komentar:

Posting Komentar